Desa Lubuk Sirih Ulu
Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan
Semarak HUT RI ke - 81
Semarak HUT RI ke-81,Minggu, 16 Agustus 2026 Desa Lubuk Sirih Ulu Gelar Lomba Rakyat Penuh Tawa dan KebersamaanMANNA, BENGKULU SELATAN – Semangat kemerdekaan terasa begitu meriah di Desa Lubuk Sirih Ulu, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. Dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 Tahun 2026, Pemerintah Desa bersama warga menggelar serangkaian lomba rakyat pada Minggu, 17 Agustus 2026 di lapangan desa.Acara yang mengusung tema "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" ini dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, RT/RW, dan ratusan warga dari berbagai dusun. Suasana penuh canda tawa dan sportifitas mewarnai setiap perlombaan.Kepala Desa Lubuk Sirih Ulu dalam sambutannya menyampaikan bahwa lomba 17-an bukan sekadar hiburan, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antar warga.
"Kita rayakan kemerdekaan dengan sederhana tapi penuh makna. Melalui lomba ini kita jaga semangat gotong royong dan kekompakan warga Lubuk Sirih Ulu," ujarnya.5 Mata Lomba yang Jadi Sorotan WargaPanitia menyiapkan 5 mata lomba yang dibagi berdasarkan kategori usia dan jenis kelamin. Berikut keseruannya:1. Makan Kerupuk Anak-Anak
Lomba pembuka ini paling ditunggu anak-anak. Dengan kerupuk digantung dan tangan di belakang, peserta berlomba melahap kerupuk tercepat. Sorak sorai orang tua menambah semangat. Juara 1 berhasil menghabiskan 3 kerupuk dalam waktu 1 menit.2. Makan Kerupuk Ibu-Ibu
Giliran ibu-ibu yang unjuk gigi. Meski terlihat mudah, banyak peserta yang kewalahan karena kerupuknya goyang-goyang. Tawa penonton pecah saat ada ibu yang sampai "kejar-kejaran" dengan kerupuknya. Lomba ini jadi ajang ngak sekaligus mempererat antar ibu PKK.3. Pensil Dalam Botol Anak-Anak
Menguji kesabaran dan konsentrasi. Anak-anak harus memasukkan pensil yang diikat di pinggang ke dalam botol tanpa menggunakan tangan. Beberapa anak sampai muter-muter dulu baru berhasil. Lomba ini melatih fokus dan motorik anak.4. Estafet Balon Ibu-Ibu
Tim ibu-ibu dibagi beberapa kelompok. Balon dijepit di antara badan dan harus diestafetkan ke teman satu tim tanpa pecah dan tanpa tangan. Berkali-kali balon meletus jadi pemandangan lucu yang bikin satu lapangan ketawa. Kekompakan tim jadi kunci kemenangan.5. Poker Bapak-Bapak
Menutup rangkaian lomba, bapak-bapak bertanding poker. Bukan poker kartu ya, tapi "poker" versi lomba tradisional: tiup kelereng di atas meja licin sampai masuk ke gelas lawan. Butuh strategi dan napas panjang. Sorakan "ayo pak, tiup lagi!" menggema di lapangan.Kemeriahan Hingga Sore HariAcara ditutup dengan pembagian hadiah dan doorprize dari pemerintah desa dan sponsor warga. Para pemenang mendapat peralatan rumah tangga, sembako, dan uang pembinaan.Warga mengaku senang dengan kegiatan ini. "Sudah 2 tahun nggak seramai ini. Anak-anak senang, ibu-ibu bisa ketawa bareng, bapak-bapak juga ada hiburannya," kata Ibu Rini, salah satu peserta estafet balon.Dengan semangat HUT RI ke-81, warga Desa Lubuk Sirih Ulu berharap kebersamaan ini terus terjaga. Kemerdekaan bukan hanya diperingati, tapi juga diisi dengan kegiatan positif yang memperkuat persatuan.Dirgahayu RI ke-81! Lubuk Sirih Ulu Bersatu!Semarak HUT RI ke-81, Desa Lubuk Sirih Ulu Gelar Lomba Rakyat Penuh Tawa dan KebersamaanMANNA, BENGKULU SELATAN – Semangat kemerdekaan terasa begitu meriah di Desa Lubuk Sirih Ulu, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. Dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 Tahun 2026, Pemerintah Desa bersama warga menggelar serangkaian lomba rakyat pada Minggu, 17 Agustus 2026 di lapangan desa.Acara yang mengusung tema "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" ini dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, RT/RW, dan ratusan warga dari berbagai dusun. Suasana penuh canda tawa dan sportifitas mewarnai setiap perlombaan.Kepala Desa Lubuk Sirih Ulu dalam sambutannya menyampaikan bahwa lomba 17-an bukan sekadar hiburan, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antar warga.
"Kita rayakan kemerdekaan dengan sederhana tapi penuh makna. Melalui lomba ini kita jaga semangat gotong royong dan kekompakan warga Lubuk Sirih Ulu," ujarnya.5 Mata Lomba yang Jadi Sorotan WargaPanitia menyiapkan 5 mata lomba yang dibagi berdasarkan kategori usia dan jenis kelamin. Berikut keseruannya:1. Makan Kerupuk Anak-Anak
Lomba pembuka ini paling ditunggu anak-anak. Dengan kerupuk digantung dan tangan di belakang, peserta berlomba melahap kerupuk tercepat. Sorak sorai orang tua menambah semangat. Juara 1 berhasil menghabiskan 3 kerupuk dalam waktu 1 menit.2. Makan Kerupuk Ibu-Ibu
Giliran ibu-ibu yang unjuk gigi. Meski terlihat mudah, banyak peserta yang kewalahan karena kerupuknya goyang-goyang. Tawa penonton pecah saat ada ibu yang sampai "kejar-kejaran" dengan kerupuknya. Lomba ini jadi ajang ngak sekaligus mempererat antar ibu PKK.3. Pensil Dalam Botol Anak-Anak
Menguji kesabaran dan konsentrasi. Anak-anak harus memasukkan pensil yang diikat di pinggang ke dalam botol tanpa menggunakan tangan. Beberapa anak sampai muter-muter dulu baru berhasil. Lomba ini melatih fokus dan motorik anak.4. Estafet Balon Ibu-Ibu
Tim ibu-ibu dibagi beberapa kelompok. Balon dijepit di antara badan dan harus diestafetkan ke teman satu tim tanpa pecah dan tanpa tangan. Berkali-kali balon meletus jadi pemandangan lucu yang bikin satu lapangan ketawa. Kekompakan tim jadi kunci kemenangan.5. Poker Bapak-Bapak
Menutup rangkaian lomba, bapak-bapak bertanding poker. Bukan poker kartu ya, tapi "poker" versi lomba tradisional: tiup kelereng di atas meja licin sampai masuk ke gelas lawan. Butuh strategi dan napas panjang. Sorakan "ayo pak, tiup lagi!" menggema di lapangan.Kemeriahan Hingga Sore HariAcara ditutup dengan pembagian hadiah dan doorprize dari pemerintah desa dan sponsor warga. Para pemenang mendapat peralatan rumah tangga, sembako, dan uang pembinaan.Warga mengaku senang dengan kegiatan ini. "Sudah 2 tahun nggak seramai ini. Anak-anak senang, ibu-ibu bisa ketawa bareng, bapak-bapak juga ada hiburannya," kata Ibu Rini, salah satu peserta estafet balon.Dengan semangat HUT RI ke-81, warga Desa Lubuk Sirih Ulu berharap kebersamaan ini terus terjaga. Kemerdekaan bukan hanya diperingati, tapi juga diisi dengan kegiatan positif yang memperkuat persatuan.Dirgahayu RI ke-81! Lubuk Sirih Ulu Bersatu!


